WELCOME

SELAMAT DATANG DI BLOG PRIBADI MOECHTAR EL-NAOEMI, SILAHKAN ANDA MEMBACA-BACA ARTIKEL YANG ANDA SUKA, TAPI JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK ANDA/COMENT POSITIF YANG UNTUK KAMI SANGAT BERARTI . . . . THANKS YOUR VISITED SELAMAT MEMBACA ! ! ! !
English Arabic French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Chinese Simplified
Tampilkan postingan dengan label DIMENSI DOKTRINAL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DIMENSI DOKTRINAL. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 April 2011

KAJIAN FIQH JIHAD

Konsepsi Humanis Gerakan Pembebasan




Melalui utusan-Nya, Muhammad saw. Allâh menurunkan Islam sebagai syariat bagi seluruh umat yang berakal. Sebuah risalah yang paripurna menjadi pedoman universal mencapai prospek harmonis kehidupan duniawi-ukhrowi (sa'âdah ad-dâroin). Islam memandang dunia bukanlah sebagai obsesi kebahagiaan terakhir, tetapi merupakan awal episode menuju kehidupan panjang tanpa batas akhir. Penciptaan alam semesta adalah karunia Allâh yang disediakan sebagai fasilitas kehidupan manusia di dunia. Diperlukan lima elemen pokok (dlorûri) untuk mengawal keberlangsungan kehidupan duniawi yang ideal, yakni agama, nyawa, akal, keturunan dan harta.

KAJIAN METAFISIKA

Hakikat dan Hukum Eksistensi Metafisik




Di era modern ini, kecenderungan peradaban manusia mengalami pergeseran signifikan dari dimensi-dimensi metafisik-immaterial menuju medium yang berbasis rasional-material. Suatu gejala peradaban yang cenderung hanya meruang dalam batas-batas realitas fisik dan nyaris tidak memberikan ruang bagi hal-hal transendental yang berada di luar batas akal. Apa yang tidak bisa dipecahkan melalui rumus logika, tidak bisa diselesaikan dengan teori-teori ilmiah, dinilai suatu yang nisbi, tahayul dan absurd.
Dalam bidang kosmologi, dunia modern juga hanya menunjukkan pandangan pada satu dimensi kecil dari kosmos ini, yaitu dunia fisik. Kosmologi modern mungkin sukses mengungkap banyak fakta baru tentang alam fisik yang belum pernah diketahui oleh kosmolog abad pertengahan, dan barang kali telah memperluas batas alam semesta itu menjadi jauh di luar batas yang pernah mereka ketahui melalui semarak observasi dan riset yang digalakkan guna mengetahui kemungkinan adanya kehidupan di seberang bumi sana. Akan tetapi, semarak kosmologi modern sama sekali tidak hirau dengan eksistensi "maya" yang sebenarnya tidak jauh dari lingkungan "nyata" ini, serta lebih perlu mendapat perhatian serius karena memiliki relasi erat dengan kehidupan manusia. Yaitu alam gaib. Suatu dimensi kehidupan misterius yang hanya bisa disingkap melalui teks-teks aL-Qur'ân dan aL-Hadîts.

KAJIAN SUFISME

Manhaj Esoterisme Mistikus dan Ketegangan Dimensional



Iman, Islam dan ihsan adalah trilogi ad-dîn yang membentuk tiga dimensi keagamaan meliputi syarî'ah sebagai realitas hukum, tharîqah sebagai jembatan menuju haqîqah yang merupakan kebenaran esensial. Ketiganya adalah sisi tak terpisahkan dari keutuhan risalah yang dibawa Muhammad saw. yang menghadirkan kesatuan aspek eksoterisme dan esoterisme. Islam mengandung kedua aspek tersebut sekaligus. Wilayah eksoterisme meliputi persepsi moral dan hukum formal-institusional, sedangkan esoterisme meliputi hikmah transendental dan kesatuan mistis yang keduanya adalah syariat atau hukum agama.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
~@~Sahabat yang sejati adalah orang yang dapat berkata benar kepada anda, bukan orang yang hanya membenarkan kata-kata anda~@~Naluri berbicara kita akan mencintai yang memuja kita, tetapi tidak selalu mencintai yang kita puja~@~Seseorang yang oprimis akan melihat adanya kesempatan dalam setiap malapetaka, sedangkan orang pesimis melihat malapetaka dalam setiap kesempatan~@~Orang besar bukan orang yang otaknya sempurna tetapi orang yang mengambil sebaik-baiknya dari otak yang tidak sempurna~@~Memperbaiki diri adalah alat yang ampuh untuk memperbaiki orang lain~@~Cinta akan menggilas setiap orang yang mengikuti geraknya, tetapi tanpa gilasan cinta, hidup tiada terasa indah~@~Dalam perkataan, tidak mengapa anda merendahkan diri, tetapi dalam aktivitas tunjukkan kemampuan Anda~@~Tegas berbeda jauh dengan kejam. Tegas itu mantap dalam kebijaksana sedangkan kejam itu keras dalam kesewenang-wenangan~@~Watak keras belum tentu bisa tegas, tetapi lemah lembut tak jarang bisa tegas~@~Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun~@~Kita semua hidup dalam ketegangan, dari waktu ke waktu, serta dari hari ke hari; dengan kata lain, kita adalah pahlawan dari cerita kita sendiri~@~Istilah tidak ada waktu, jarang sekali merupakan alasan yang jujur, karena pada dasarnya kita semuanya memiliki waktu 24 jam yang sama setiap harinya. Yang perlu ditingkatkan ialah membagi waktu dengan lebih cermat~@~